Yogyakarta, kota yang selalu dirindukan

Pernah dengar kalimat “Yogya itu terbuat dari rindu” , tau kenapa kalimat itu muncul? Karena Sebagian besar orang yang datang ke Yogya selalu ingin datang lagi lagi lagi dan lagi. Ternyata tidak cukup hanya sekali saja datang ke Yogya harus diulangi lagi berkali-kali. Kalau di Eropa ada Paris yang dikenal dengan kota paling romantic, di Indonesia ada Yogya, kota yang penuh dengan romantisme. “..Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu..” begitu sepenggal lirik lagu Yogyakarta yang menggambarkan romantisnya rindu.

Yogya adalah kota yang pandai dalam merayu siapapun yang datang berkunjung, tak butuh waktu lama untuk terpikat padanya. Mulai dari keramahannya, seni – budaya, makanan, kesederhanaan dan kekhasannya menjadikan Yogya selalu istimewa. Yogya adalah miniature Indonesia dimana ribuan anak negeri dari seluruh nusantara mengenyam ilmu dan Pendidikan, menjadi kota yang dengan lapang dada menjadi saksi perjuangan anak-anak yang beranjak dewasa atau menghabiskan masa tua dalam ketenangan dan kedamaian.

Yogya itu tenang dan nyaman, ramah dan sederhana. Datanglah ke jalan Malioboro, satu jalan yang menjadi ciri khas Yogyakarta, anda akan disambut oleh para pengemudi becak dengan senyum yang lebar, wajah yang sumringah bersedia mengantarkan anda kemanapun.

Yogya itu seni dan budaya, ada banyak seniman dan budayawan Indonesia bahkan dunia lahir dari kota ini, keraton Yogyakarta menjadi sumber inspirasi budaya yang tiada habisnya walaupun terkadang terkesan kuno tetapi itu dapat menjadi penyeimbang dalam menghadapi serangan budaya asing yang semakin genjar masuk ke sendi-sendi negeri tercinta ini.

Coba sekali-sekali saat anda berkunjung ke Yogya berfotolah disudut manapun kota Yogya hasilnya akan terlihat apik dan menarik membuat kita tak henti-hentinya bergaya didepan kamera karena Yogya itu fotogenik. Kian hari kian bertambah tempat-tempat menarik yang hadir untuk kita sambangi, mulai dari tempat belanja, kuliner, wisata, maka semakin hari semakin banyak orang yang datang ke Yogya untuk datang lagi lagi dan lagi karena Yogya itu gudangnya tempat-tempat menarik.

Berani keliling Yogya dengan uang seadanya? Jangan khawatir, karena dengan uang sepuluh ribu rupiah pun kita bisa makan enak dan kenyang disana, karena Yogya itu serba murah. Makanan Yogya terkenal dengan yang manis-manis aja? Kalian salah,  Mau makan apa?, manis, pedas, gurih semua ada di sini karena Yogya surganya kuliner Indonesia.

Siapa yang tak tau sebutan kota pelajar, seandainya bisa seluruh anak yang ada dinegeri ini ingin menjadi pelajar di Yogyakarta hingga akhirnya menemukan cinta sejatinya disini karena Yogya adalah rumah untuk para pelajar dan mahasiswa.

Yogya itu mistis dan romantic, sebutlah legenda kanjeng Nyi Roro kidul yang didalamnya terselip cerita mistis tentang penjaga laut selatan yang cantik jelita tetapi pantainya selalu memberikan kisah romantic pada siapapun yang datang.

Alon-alon asal kelakon, slogan ini terkenal disini karena memang di Yogya terkesan segalanya berjalan lebih lamban, tenang, dan tidak tergesa-gesa anda cukup melakukan segala sesuatunya dengan santai dan normal karena Yogya bukan kota militer, tapi Yogya adalah tempat bagi semua orang dari yang kreatif hingga hiperaktif atau bahkan tidak aktif sama sekali, disini semuanya akan diterima dan dihargai dengan baik karena Yogya adalah kota yang selalu dirindukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s