Membaca hati

Entah mengapa aku suka dengan lagu ini, setiap kali kudengar dari radio kesayangan didalam mobil secara refleks aku akan ikut bernyanyi, seolah sedang menyelami dan membaca diri sendiri. Dimulai dari menanyakan kabar sendiri, “Bagaimanakah kabar diriku, baik-baik saja”, sambil bersenandung aku berkata dalam hati, apakah benar diriku baik-baik saja?…

“tutur batinku tak akan salah” , siapa yang bisa menyalahkan batinnya sendiri? batin adalah sesuatu yang ada didalam hati yang menyangkut jiwa dan perasaan. Manusia diciptakan dari segumpal darah dan di dalam dadanya ada segumpal daging. Kata Nabi SAW, bila segumpal daging itu baik maka baik diri keseluruhannya. Namun, bila segumpal daging itu buruk, buruk diri keseluruhannya. Itulah yang dinamakan hati.

Tak hanya bicara tentang diri sendiri, lagu ini juga menyinggung sikap orang lain terhadap diri ini, “kau yang kesana kemari, kau anggap aku tak cukup”  , yah.. realita, memang gak semua orang suka dengan kita terkadang kita dianggap kawan tapi tak jarang juga yang menganggap kita sebagai musuh, “semua kesempatan dan langkahku coba kau tutup”.

Pada dasarnya manusia selalu memiliki hasrat untuk berkuasa, tak perlu sekolah politik untuk bisa jadi penguasa karena politik dan kekuasaan adalah dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan dan selalu ada dalam setiap aspek kehidupan.

“aku tak sempurna, tak perlu sempurna, akan kurayakan apa adanya” , cukup menjadi diriku apa adanya dengan terus menerus membaca hati sendiri dan berusaha membersihkannya. “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridha dan diridhai-Nya, maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (qs Al Fajr: 27-30). Bacalah alam semesta, bacalah segala yang baik-baik. Agar mulia, jangan pernah lupa setiap waktu, bacalah hati. “Takkan kau temukan yang sebaik ini, Jiwa yang terbaik itu hanya Aku”

(Tutur Batin; Yura Yunita)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s